Stroke merupakan penyakit yang tidak mudah yang bisa menyerang siapa. Dimana selain pasien akan mengalami penderita secara fisik karena kehilangan kemampuan dasar yang dipunyainya. Penyakit ini juga mempunyai efek psikologis yang dapat dirasakan oleh pasien. Sehingga pasien tidak boleh untuk dibiarkan sendiri dan berlarut dengan pikirannya karena bisa membuat depresi. Apabila depresi yang dialami tersebut tidak segera diatasi nantinya juga akan membuat masalah lainnya. Selain itu ketika sudah tidak mempunyai semangat dan mengalami depresi berat, maka berbagai usaha perawatan pasca stroke yang dialami juga tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Untuk mengatasi hal tersebut maka pasien terlebih dahulu dapat diberikan perawatan psikologis. Terapi psikologis tersebut sangat penting sehingga akan bisa mendapatkan kemampuan untuk mendapatkan tujuannya kembali. Tujuan tersebut akan lebih memudahkan untuk menanamkan semangat sehingga dapat mencegah terjadinya depresi. Cara yang dapat dilakukan pada terapi psikologis tersebut dapat untuk membuat pasien berkomunikasi dengan keluarga. Sehingga dukungan dari keluarga akan juga berpengaruh untuk proses perawatan yang akan dilakukan. Selain itu juga dapat untuk mengingatkan mengenai hobi dan juga kesukaan yang dipunyai oleh pasien. Berbagai hal ini akan membuat semangatnya muncul kembali dan memudahkan untuk melakukan perawatan lainnya. Adapun untuk berbagai hal lainnya yang dapat untuk membuat perawatan yang diberikan akan mempunyai tingkat keberhasilan yang baik adalah:

  • Tingkat keparahan cedera otak

Hal pertama yang mempengaruhi keberhasilan perawatan yang dipunyai adalah dari tingkat keparahan cedera otak. Hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh pada proses kesembuhan pasien. Dimana apabila mempunyai kondisi kerusakan otak yang tidak parah maka akan lebih mudah untuk mempunyai tingkat keberhasilan yang baik. Akan tetapi ketka mempunyai kondisi yang sudah parah maka tingkat keberhasilan juga akan menurun. Oleh karena itulah kondisi pasien akan sangat berpengaruh mengenai keberhasilan perawatan yang dilakukan.

  • Motivasi dari penderita stroke dan keluarga

Hal selanjutnya yang juga mempengaruhi kebersihan terapi adalah dari motivasi yang dipunyai. Dimana untuk meningkatkan motivasi tersebut juga harus mendapatkan dukungan dari pihak lainnya. Hal tersebut akan membuat pasien pasca stroke mempunyai semangat karena masih banyak pihak yang mendukungnya. Oleh karena itulah dukungan dan semangat dari orang lain tersebut akan dapat untuk mempunyai peranan cukup besar untuk keberhasilan perawatan. Dengan adanya dukungan dan motivasi dari penderita stroke lainnya akan membuat pasien mempunyai niat untuk dapat sembuh dan mengembalikan kemampuannya. Sehingga hal tersebut juga akan membantunya untuk mempunyai hasil perawatan yang lebih baik.

  • Waktu dimulainya terapi

Hal penting lainnya yang dapat untuk mempengaruhi keberhasilan proses terapi adalah dari waktu dimulainya terapi. Terapi tersebut perlu dilakukan ketika serangan stroke sudah mereda dan pasien dalam kondisi yang stabil dan kondusif. Hal tersebut akan membuat pasien yang mengalami stroke dapat untuk mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih baik, dibandingkan dengan pasien yang telat untuk memulainya.

  • Metode yang digunakan

Hal terakhir yang juga mempengaruhi keberhasilan perawatan pasca stroke adalah dari metode yang digunakan. Pilihlah jasa fisioterapi atau perawat stroke yang mempunyai metode yang bagus dan mempunyai tingkat efektivitas yang baik. Sehingga hal tersebut akan membuat pasien mempunyai metode yang lebih baik untuk dapat mengembalikan kemampuannya. Dengan dukungan dan pengalaman yang dipunyai oleh perawat juga akan membantunya untuk mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih baik.