Buang air merupakan reaksi alami yang dilakukan oleh manusia untuk mengatur metabolisme tubuh. Selain reaksi alami, ada beberapa faktor lain yang juga turut mempengaruhi frekuensi buang air menjadi terlalu sering ataupun terlalu jarang.

Yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah masalah seringnya buang air kecil sehingga menyebabkan masalah tersendiri seperti buang air di celana hingga susah tidur karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Apakah Anda sering mengalaminya? Jika iya, maka jangan anggap enteng karena frekuensi buang air yang terlalu sering bisa saja disebabkan karena masalah kesehatan tertentu.

Penyakit tertentu dalam tubuh bisa menjadi penyebab frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering dari biasanya. Hal ini bisa disebabkan karena sumber penyakit tersebut, ataupun karena konsumsi obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Jika Anda mengalami frekuensi buang air yang mengganggu, maka bisa jadi salah satu dari penyakit berikut ini menjadi penyebabnya sehingga perlu Anda sembuhkan untuk bisa memiliki frekuensi buang air kecil seperti biasa:

1. Penyakit batu ginjal.

Batu ginjal merupakan penyakit dimana di dalam ginjal terdapat kristal-kristal berukuran kecil hingga besar yang sulit dikeluarkan. Sebagai reaksi normal tubuh, air seni akan sering dikeluarkan sebagai usaha untuk mengeluarkan batu tersebut. Selain frekuensi yang bertambah, Anda juga biasanya akan merasa sakit saat buang air atau saat berada di posisi duduk dan tidur tertentu.

2. Otot pelvic yang lemah.

Sebab lain mengapa sering buang air kecil adalah lemahnya otot pelvic untuk mengontrol kandung kemih. Lemahnya otot pelvic menyebabkan kandung kemih yang terlalu penuh tidak bisa ditahan terlalu lama sehingga sedikit saja kandung kemih kelebihan beban air urine maka Anda akan merasa ingin buang air kecil. Gangguan ini banyak dirasakan oleh wanita terutama mereka yang sudah memiliki usia senja.

3. Terdapat kista.

Kista yang terdapat pada daerah perut bawah juga bisa menjadi penyebab mengapa frekuensi buang air kecil menjadi bertambah. Hal ini disebabkan karena kista menekan kandung kemih sehingga air seni lebih sering dikeluarkan meski sebenarnya kandung kemih belum saatnya mengeluarkan air seni.

4. Tekanan darah rendah.

Anda yang memiliki tekanan darah rendah juga bisa mendapatkan frekuensi buang air yang terlalu sering. Selain tanda ini Anda juga akan merasakan kelelahan yang sering.

Itulah beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab mengapa Anda sering buang air kecil terlalu sering. Ketahui gejala lainnya untuk bisa mengetahui dengan lebih spesifik apa yang sebenarnya menyebabkan Anda buang air terlalu sering dibandingkan orang lain. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar masalah tersebut tidak berlarut-larut apalagi jika disebabkan karena penyakit yang kronis.